About Me

Tengku Muda hanyalah seorang Hamba Allah, manusia biasa yang sangat banyak kurang  dan alpa. Nama asli adalah Mudastsir yang dilahirkan dari dua orang tua yang sangat mulia ; Tgk. H. Zainal Abidin (yang saat ini sudah kembali kepada Rabbinya) dan  Hj. Manisyah  Hakim, yang sudah banyak mengajarkan bagaimana hendaknya hidup di dunia yang fana.

Panggilan Tengku Muda diberikan oleh orang-orang sekeliling ketika masih duduk Madrasah Ibtidayah, sebagai harapan menjadi manusia bijak seperti yang mulia sang Ayahanda yang mendapat gelar Tengku karena ilmu dan kesalehannya. Walaupun saat ini harapan itu jauh tercapainya, nama panggilan sudah melekat biarkan saja semoga menjadi do’a.

Menikah dengan seorang gadis Jeumpa, Nasrianti  namanya.  Alhamdulillah karunia Allah telah menganugrahkan dua permata, permata hati pengobat jiwa, dua orang putra yang gagah perkasa, diberi nama Dail Syarnuby (4 thn) dan Mikyal Al Faiq (9 Bln).

Saat ini bekerja disebuah Lembaga yang fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat Aceh pasca Tsunami dan Konflik senjata GAM & RI.

Menggeluti pekerjaan yang berhubungan teknologi informasi dan turunan serta relasi-relasinya.

Senang berkomunitas apa saja, dari yang off line, on line dan on air ngebreak di udara, sekedar berbagi dan bercanda untuk memupuk silaturrahmi antara sesama.

Menulis di blog ini hanya iseng-iseng semata, hanya berharap tidaklah sia-sia, walaupun cuma bermanfaat untuk diri sendiri saja.

Dalam menulis kadang ada mengutip, segaja dan tidak sengaja kadang tidak menyebut asal muasal saja, tapi yang jelas tidak berniat menpatenkannya.  Kepada yang merasa pemilik mohon izinnya,  jika tidak juga silahkan konplain saja, saya tidak keberatan menghapus kutipan milik anda.

Demikian juga dengan postingan saya bila ingin mengutip silahkan saja, karena tulisan saya jauh bobotnya, yang tidak laku di jual kepasar gelap apalagi ke pasar terang. Tapi bila anda bijak silahkan mencantumkan sumbernya, setidaknya sebagai pertanggungjawaban saya kepada pembaca bila ada yang salah pemahamannya.

Demikian saja yang perlu saya sampaikan, karena hidup ini adalah sebuah perulangan perjalanan yang telah dilalui oleh orang-orang yang telah terlebih dahulu mendahului kita. Hanya orang yang bijak yang berani melakukan perbaikan, dan hanya orang yang cerdas yang berani menempuh jalan yang lain yang lebih baik.

Tengku Muda hanyalah manusia biasa, tidak luput dari silap dan alpa tapi selalu berusaha menata dengan ARAKATA hidup yang lebih bermakna.

ARAKATA merankai kata, mencari makna. Sekedar berbagi dan bercerita.

Trackbacks (0)

  1. No trackbacks yet.

Comments (1)

  1. March 21st, 2012 at 02:40 | #1

    mang segh..ga suka nya ngeliat acara idola cilik itu kneraa lagu yg dinyanyiin itu lagu2 org dewasa semua..tapiiiiiiiiii ..PATTON nya itu lho.. :em34: ehm..serius lagi..iya yah..suguhan nya tipi indonesia makin aduhai semua..hati ku jadi merasa t’iris ngeliat nya.. :em51:

Leave a Reply





stack