Small Lake Lhok Kulam, Jeunewa

Danau Lhok Kulam

Kalau menyebutkan danau di Aceh, pasti yang selalu teringat adalah Danau Laut Tawar Takengon. ini memang tidak dapat dipungkiri memang, karena Danau Laut Tawar merupakan salah satu danau yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa, serta di kenal juga  sebagai bagian dari kehidupan masyarakat disana  ber Etnis Gayo yang sebagian besar adalah petani Kopi Gayo yang sudah terkenal cita rasanya di seantreo dunia.

Tapi Aceh tidak saja memiliki Danau Laut Tawar, masih banyak danau-danau lain yang tidak kurang keindahannya, walaupun dari sisi luas, danau Laut Tawar merupakan yang terluas di Aceh.

Sekitar 8 Kilometer dari  Kota Keucamatan Jeunib Kabupaten Bireuen, yang akhir-akhir ini lebih dikenal dengan sebutan Jeunewa, terhamparlah sebuah kindahan alam anugrah sang mahakarya. Berbentuk Danau Kecil yang sampai sekarang belum ada nama yang resmi (mungkin ribet ngurus akte kelahirannya ke catatan sipil).

Small Lake Lhok Kulam

Kami menyebutnya dengan Danau Lhok Kulam  sesuai dengan nama desa yang memiliki moyaritas kawasan danau tersebut. Nama “Lhok Kulam” sendiri sebenarnya cukup beralasan.  Kata “Lhok” dalam bahasa Aceh berarti “Dalam” dan “Kulam” berarti “Kolam”, jadi LHOK KULAM berarti “Kolam yang dalam”.

Ada juga masyarakat disekitar tersebut dengan nama “Krueng Nalan”. “Krueng” artinya “Sungai” dan “Nalan” adalah gabungan dua kata “Na” yang berati “ada” dan “Lan” yang berarti “Lumpur”. Jadi “Krueng Nalan” berarti sungai yang sudah berlumpur. Nama ini mungkin bisa diterima juga karena mungkin karena danau ini mengalirkan air juga ke kali-kali yang dibuat untuk mengairi sawah, sehingga secara fungsi hampir sama dengan sungai, dan karena dia berbentuk kubangan besar/danau sehingga terjadi endapan lumpur (Nalan).

Dan sekarang di lokasi tersebut sudah dibangun bendungan (iragasi) agar dapat memaksimalkan pengairan sawah-sawah di sekitar kecamatan Jeunib dan Pelimbang, sehingga muncul nama baru untuk lokasi ini dengan nama “Peuneulhop” yang berarti  “bendungan”.

Danau dengan luas kurang lebih 7 Hektar ini  bersumber air dari  pengunungan Alue Teuracak dan pengunungan Lhokjoek.

Lokasi ini sangat layak dikembangkan menjadi kawasan pariwisata dengan catatan tidak merusaka tatanan yang sudah ada dalam masyarakat sekitar. Sehingga menjadi sebuah pemicu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Diakhir tulisan ini, karena banyaknya nama dan sebutan untuk danau tersebut. Menurut hemat saya Danau Tersebut sangat cocok diberi nama Small Lake Lhok Kula.

Trackbacks (0)

  1. No trackbacks yet.

Comments (1)

  1. May 14th, 2012 at 01:17 | #1

    Wah baru tau nih ada danau lagi selain danau Lut Tawar di Aceh :)

Leave a Reply





stack