Belajar Blog di Warung Kopi (cuma 3 ribu Rupiah)
Filed under acehblogger, blogdetik, Blogger, Dblogger
Bagi Masyarakat Aceh warung kopi tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Memang sudah menjadi tradisi, orang Aceh jarang yang menyediakan kopi siap seduh di rumah, karena kopi yang nikmat itu harus dijerang secara khusus seperti yang dibuat di warung/kedai kopi. Warung kopi menjadi tempat persinggahan bagi siapa saja baik anak muda, orang tua, pejabat sampai abang becak bisa dipastikan setiap hari akan singgah di warung kopi. Setidaknya 2 kali sehari orang-orang akan singgah di warung kopi, waktu pagi dan petang. Warung kopi memang telah menyatukan semua lapisan masyarakat, warung kopi bukan saja sebagai tempat meneguk segelas kopi tapi sudah menjadi tempat yang menghasilkan opini, wacana, kesepakatan bahkan kebijakan-kebijakan pemerintah.
Sejumlah komunitas baik ofline maupun online pasti sering melakukan kegiatan Gathering/Kopdar, dan Kopdar (kopi darat) di Aceh benar-benar kopdar karena tempatnya bisa dipastikan di Warung Kopi. Para blogger juga tidak ketinggalan, kopdar paling sering dilakukan, paling tidak 2 minggu sekali. Tentunya sebagai sebuah komunitas, kopdar bukan sekedar kongkow-kongkow tampa makna. Setiap kopdar pasti selalu diisi dengan diskusi-diskusi yang hangat, membahas nasib dan kemajuan komunitas, juga merencanakan sejumlah kegiatan-kegiatan.
Mungkin berbeda dengan komunitas blog lain, dalam kopdar pasti topik pembahasanya sudah tinggi, sudah membahas bagaimana menghasilkan uang dari ngeblog, bahas SEO dan topik menarik lainya. Bagi kami blogger daerah masih sibuk berdiskusi bagimana melahirkan blogger aktif sebanyak-banyaknya, karena blogger di Aceh masih sangat kurang dan yang sudah adapun masih kurang produktif. Pelatihan-pelatihan blog dan menulis adalah topik yang selalu kami diskusikan. Memang selama ini kami sudah berhasil menyelenggaran sejumlah pelatihan blog di daerah-daerah dan juga disejumlah sekolah-sekolah, tapi membuat pelatihan yang formal seperti membutuhkan persiapan yang rumit dan juga harus mencari tempat dengan koneksi yang cukup. Karena kami selalu mengusahakan pelatihan gratis, tentunya komunitas harus mengeluarkan sejumlah uang, syukur kalau ada sponsor…kalau gak terpaksa minta belas kasihan pada teman-teman blogger yang berkelebihan (kelebihan uangnya…bukan kelebihan postingnya..:) ).
Pelatihan formal ini jadi semakin tidak efektif, karena peserta yang banyak memecahkan konsentrasi kita untuk mencari bibit-bibit yang diharapkan aktif nyemplung ke dunia blogger. Tadi malam setelah shalat tarawih saya bersama Aulia Fitri (salah seorang admin acehblogger) sedang nongkrong di sebuah Warung Kopi alun-alun Kota Juang Bireuen, sambil membuka laptop kami serius berdiskusi mengenai sever www.acehbloggger.org yang sedang down. Kebetulan malam itu kami sama-sama menggunakan koas blogger (saya pakai kostum dblogger, Aulia dengan kostum Acehblogger) yang rupanya menarik perhatian pengunjung yang lain, 2 orang langsung bergabung ke meja kami dan bertanya mengenai keberadaan blogger yang akhir-akhir ini sudah mulai masuk koran (di Warung Kopi orang-orang pada mengakses koran…ntar harus mengakses blog ya..he..he). mereka ternyata sangat tertarik untuk belajar blogging. Kami terus menjelaskan intro blogging secara singkat pada rekan baru tersebut yang ternyata akademisi dan tampa banyak berbual kami menawarkan untuk mengajarin mereka membuat blog. Ketika mereka bertanya apakah butuh waktu lama? Saya menjawab kalau masih bersedia duduk bersama kami satu jam kedepan, dia akan segera punya blog. Akhirnya mereka sangat sepakat dan dalam waktu 1 jam dengan bermodalkan laptop dan konensi internet dengan modem GSM/HSDPA meraka sudah menguasai untuk dashboard blognya, dan sebagai ucapan terimakasih kepada kami, mereka mentraktir kopi yang sudah kami pesan, satu gelas cuma 3 (tiga) ribu perak.
Kejadian tadi malam menjadi inspirasi bagi kami untuk terus semangat mengajak orang Go-BLOG tidak saja melalui pelatihan blogger secara formal tapi juga sharing blog di warung kopi. Setidaknya kami 1 minggu sekali pasti nongkrong di warung kopi dan menghasilkan 1 atau 2 blogger. misalkan setiap minggu maka 1 bulan setidaknya 4 sampai 8 orang blogger akan lahir dan mungkin 1 orang saja bisa aktif sudah sangat bersyukur. Andaikan saja semua blogger akan melakukan seperti ini hitung sendirilah berapa blogger baru akan muncul ?
Terus semangat berbagi dengan blog teman-teman.
Aug 27

Maaf Ini Sekolah... Bukan Kandang...!
Euforia Kelulusan UN













- Surya Adhi Kuncoro
- Zian
- baby