TELKOMSEL banget

Telkomsel…. Mengingat namanya terkenang pada saat pertama saya menggunakan HaPe (handphone) sekitar 6 tahun yang lalu (baru bro…kalau ente-ente semua pasti dah puluhan tahun dah pakai HaPe), dan pada saat itu HaPe yang saya beli sudah dibekali dengan Sim Card Simpati (gak ingat lagi Nomornya berapa tapi kalau HPnya masih ingat seri dan mereknya…. Tapi gak usah disebutin ya… tau sendirilah kalau Hp yang harga 2ndnya 700 ribu rupiah…he..he..he). Sejak itu saya tidak pernah mencoba mengganti operator lain, karena cukup nyaman dan tentram dengan Telkomsel (he..hee…. kalimat menjual banget… sekalian saja ditambah ya…”Semoga berbahagia sampai ke anak cucu dengan Telkomsel”) …..ha..ha..ha…gak nyambung kale ya?

Seiring dengan semakin banyaknya kebutuhan komunikasi saya, saya sangat merasa direpotkan untuk harus mengisi pulsa setiap pulsa habis, dan cukup terganggu ketika sedang menelpon pulsa habis (duh menyebalkan…. Apalagi diujung sana pasti lawan bicara mendengarkan buyi…tut..tut..tut… katahuan kalau pulsa saya habis, katanya pengusaha…..kok kehabisan pulsa…hiks…hiks…hiks).

Tahun 2005 saya putuskan untuk beralih dari pelanggan prabayar menjadi pelanggan pasca bayar. Karena melihat iklan-iklan dari sebuat operator selular yang sangat menarik, saya langsung memilih sebuah layanan pasca bayarnya (namanya operatornya rahasia ya….kalau dibocorin bisa kena pasal UU IT pasal pencemaran nama baik). Pertama saya cukup nyaman dengan operator tersebut, tapi setelah dua bulan, ketika saya harus kembali kekampung halaman saya di pedalaman Aceh Barat Daya, saya harus menerima kenyataan hilangnya komunikasi karena tidak ada signal dari operator selular yang bersangkutan.

Setelah pengalaman korban iklan tersebut, akhirnya saya putuskan untuk kembali menggunakan layanan Telkomsel yang “begitu dekat dan begitu nyata” , dan tentunya dengan layanan Kartu Halo sebagai layanan pasca bayarnya membuat saya lebih nyaman dan lebih percaya diri, dan saya sangat yakin untuk saat ini tidak ada operator lain yang bisa memberikan layanan sebagus layanan Telkomsel. Akhir-akhir ini dengan adanya layanan internet Telkomsel Flash yang menjanjikan koneksi internet dengan kecepatan yang bagus dan jangkauan yang luas, semakin membuat saya tidak bisa beralih lagi dari Telkomsel. Apalagi saat ini Telkomsel terus memperluas jaringan 3 G di kota-kota kecil di seluruh nusantara, tidak terkecuali untuk kota saya, Kota Juang Bireuen sudah bisa menikmati kecepatan Telkomsel Flash dengan koneksi 3G/HSDPA. Dengan gembira saya menyambut dengan mendaftarkan satu lagi Kartu Halo yang khusus untuk internetan…..(kapan lagi bro menikmati internetan unlimited cuma 100 ribu rupiah per bulan dengan paket Telkomsel Flash Cooperate).

Memangya saya ini CRnya Telkomsel?

“gimana sih cara daftrin kartu Halo?”…….

“Telkomsel Flash murah ya? Mau dong”,

“Telkomsel Flahs sudah ada paket unlimited ya ? kok gak kasih tau sih”

“Saya mau pakai telkomsel flash dengan modem HP 3G, kasih tau dong cara settingnya”

“Pak…. Outgoing/SMTP kalau menggunakan Telkomsel Flash apa ?”

Hampir tiap hari saya harus menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti diatas, baik via telpon ataupun langsung, mau tidak mau saya harus melayani semua pertanyaan itu. Memangnya saya CS nya Telkomsel ? memangnya saya Operator 116 atau 111?. Bukan….bukan…. saya bukan karyawan Telkomsel, saya juga bukan Dealernya Telkomsel.


Sejak saya menggunakan Kartu Halo, perusahaan tempat saya bekerja mulai memanfaatkan layanan Halo Cooperate, banyak kemudahan yang kami dapatakn dari layanan Halo Coorperate. Dengan adanya Account Manager untuk perusahaan kami seakan-akan Telkomsel menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam setiap perjalanan program kami. Saya sebagai seorang yang bertanggungjawab dalam mengsupport kebutuhan komunikasi dilapangan sangat merasa terbantu dengan adanya layan Telkomsel Cooperate. Akhir tahun 2008 kami harus membuka kantor sub distrik di 6 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara dan Bireuen, saya sempat bingung ketika diminta untuk menyediakan koneksi internet di kantor-kantor kecil ini yang lokasinya berada di pedalaman (bayangin bro.. salah satu kantor kami di Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara harus dicapai dengan menyebrang sungai…. gak ada jembatan !!!. ).

Saya mulai melakukan survey dan analisa kebutuhan yang sangat intensif, bahkan saya sampai harus membuat peta titik-titik BTS Telkomsel di sekitar lokasi program kami, tidak cukup sampai disitu saja saya juga melakukan uji coba koneksi internet dari beberapa operator selular di setiap titik subdistrik kami yang berada di dua Kabupaten. Akhirnya saya mengambil keputusan untuk menggunakan layanan Telkomsel Flash untuk koneksi internet di kantor-kantor subdistrik kami. Walaupun hanya mendapat jaringan GPRS tapi sudah cukup untuk keperluan mengirim dan menerima email.

Karena terlalu seringnya saya berhubungan dengan Telkomsel, banyak teman-teman yang bilang saya ini Consultan Representativenya (CR) Telkomsel (enak saja… memangnya saya dapat gaji dari Telkomsel…?). Dan yang lebih lucunya lagi, setiap permasalahan yang berhubungan dengan Telkomsel selalu ditujukan kepada saya, bukan saja dari teman-teman kantor, tapi juga teman-teman atau kenalan saya lainnya.

Ada satu pengalaman yang menarik yang saya alami, ada salah satu pelanggan Telkomsel yang baru menggunakan Telkomsel Flash, si Bapak ini menggunakan HP 3 G sebagai modem, dia bingung cara mensettingnya, kemudia dia membawa HP dan laptopnya ke GRAPARI Telkomsel Lhokseumawe untuk minta di setting agar bisa internetan. Ternyata setelah dibantu oleh petugas di GRAPARI tidak berhasil juga, salah satu Satff Telkomsel yang mengenal saya menyarakan si Bapak ini menemui saya untuk membantu mengsetting telkomsel Flash di laptopnya, Si Bapak yang sudah mendapat nomor HaPe saya langsung menelpon saya dan tampa basa-basi dia langsung menanyakan bagaimana tentang masalahnya yang tidak bisa mengsetting Telkomsel Flash di Laptopnya dia. Saya sempat bingung karena yang pertama saya tidak mengenal si Bapak itu dan yang kedua saya bukan petugas Telkomsel, setelah saya menjelaskan ternyata si Bapak baru sadar, dia pikir saya ini karyawan Telkomsel dan sebelumnya staff GRAPARI tidak menjelaskan siapa saya kepada si Bapak. Saya menyangupi untuk mencoba membantu si Bapak, kita janjian ketemu waktu Shalat Dhuzur di Mesjid dekat kantor saya, dengan sedikit konfigurasi di laptop dan di HaPe si Bapak akhirnya terhubung juga dengan internet, dia sangat gembira sudah bisa berTelkomsel Flash ria dan saya mendapat bayaran….ha…ha…ha (tau gak bayarannya berapa??? Bayarannya : 3 kali ucapan terimakasih……lumayan dapat pahala).

Itulah sebagian riwayat perjalanan saya dengan Telkomsel. Setelah 14 Tahun ini semoga Telkomsel terus berkibar dari Sabang sampai Meuroke (he..he..sok nasionalis). Saya yakin Telkomsel yang “Begitu dekat dan Begita Nyata” akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya tercinta.

Happy B’day Telkomsel


*) Salam sukses untuk teman-teman di GRAPARI Lhokseumawe, (Pak Lukman, Pak Arief, Bang Azima, Bang Muhammad, Bang Faisal…. semuanyalah….jangan bosan melayani kami pelanggan yang cerewet…he..he..he)

Trackbacks (0)

  1. No trackbacks yet.

Comments (2)

  1. June 17th, 2009 at 15:36 | #1

    hehe… pelangan justru yg bagus yg cerewet kang…. karena yg perduli sama kemajuan kedepan…. :) jangkauan luas yeee :)

  2. December 30th, 2010 at 14:33 | #2

    blog yang bagus gan…….postingannya juga keren2……
    oia, klo butuh referensi atau paper tentang teknik elektro
    DAPAT DI KLIK DISINI GAN…..terimakasih banyak…ditunggu kunjungannya

Leave a Reply





stack