Ingin Segera Terkenal

Pendamlah Wujudmu dalam tanah (untuk sekian waktu),

sebab apa yang tumbuh dari sesuatu yang tidak dipendam,

buahnya tidaklah sempurna.

Kalimat ini pas untuk memberi arahan orang-orang yang ingin segera terpandang, orang-orang yang mengira bahwa secuil pengetahuan dan pengalaman bisa menjadi bekal memadai untuk meminpin masyarakat. Padahal kehidupan masyarakat amatlah kompleks.

Untuk menjadi pemimpin, baik pemimpin dunia maupun pemimpin agama, seseorang membutuhkan kesabaran bertahun-tahun dan perjuangan yang tidak sebentar. Seseorang perlu terlebih dahulu mengembleng dirinya dalam kesunyian, kebisuan, dan keten angan. Ibarat sebuah tanaman yang benihnya terpendam dalam tanah tetapi kemudian mulai membelah tanah guna menghirup udara dan cahaya. Apa salahnya jika seseorang menarik diri, barang sebentar atau bahkan lebih lama, dan tidak tampil di tengah public sebelum matang bakatnya ?

Namun yang sering kita saksikan sekarang adalah orang menulis sejumlah artikel lalu mengklaim dirinya sebagai pakar. Atau, orang menguasai bidang profesi tertentu lalu mengklaim dirinya sebagai ahli. Kalau saja ia memilih untuk “bertapa” berapa lama guna memoles diri, tentulah hasilnya lebih baik.

Kendati begitu, imanmu akan sempurna jika engkau melakukan hal itu Karena Allah, bukan untuk memamerkan diri. Sebab orang yang mencari sanjungan manusia, justru akan jatuh mertabatnya di mata Allah. Hindarkan diri dari dua hal !. Pertama: tampil ke muka sebelum engkau betul-betul cakap. Kedua, tapil ke muka setelah benar-benar mampuni untuk mengundang pujian manusia.

Trackbacks (0)

  1. No trackbacks yet.

Comments (5)

  1. October 2nd, 2008 at 10:27 | #1

    Jika LANGKAHKU membekas lara
    KATAKU merangkai dusta
    LAKUKU menoreh luka
    Untuk TULISAN yang tak terjaga
    Untuk JANJI yang terabaikan
    Untuk HATI yang berprasangka
    Untuk SIKAP yang menyakitkan
    Disaat tangan serta jemari tak sempat berjabat
    Setidaknya seuntai kata masih terungkap
    Dari JERITAN lubuk bathinku
    Dengan KETULUSAN hatiku
    KUMOHONKAn maaf lahir dan bathinku
    Taqobalallahu minna wa minkumum
    Minal aidin wal faizin
    Selamat hari raya idul fitri 1 syawal 1429 H.

  2. October 2nd, 2008 at 10:35 | #2

    Saya nggak loh bang…he..he..
    moga orang2 pada sadar setelah membaca ini

  3. December 6th, 2008 at 22:47 | #3

    Assalamualaikum Tengku Muda, pa kabar? Salam kenal ya, loen jg Anak Aceh yg skrg sedg menyelesaikan Program Magister di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Jawa Tengah. Salam buat seluruh warga Aceh. Bagi seluruh Blogger Aceh maju terus pantang mundur, buktikan bahwa orang-orang Aceh tdak Gaptek :)

  4. March 20th, 2012 at 16:54 | #4

    Assalamualaikum! wah,, mudah mudahan film nya yang bakal lkauer bagus dan yang paling penting hikmah yang dapat diambil, kayak novelnya; bagus, menginspirasi, dan memotivasi. kaif hal, kak? ini ibnu rohis! emailku: ibnuanwardani@yahoo.co.idwassalam…. takbiru……!!!!!!!

  5. November 23rd, 2012 at 07:56 | #5

    Cerita rokok ini ada tetangga depan rumah yg sdh usia 85 thn yg saya lihat ngak penrah lepas rokok tsb dari jarinya, penrah saya tanyakan ‘kenapa bapak masih kuat merokok dgn umur yg sdh renta?’ jawabnya: kalo tidak merokok tidak ada darah dan tenaga nya. Memang saya lihat dia msh kuat untuk jalan kaki maupun ke Kebun .

Leave a Reply





stack